Departement Eng. Process adalah bagian dari perusahaan yang mempunyai  tugas untuk mentrial, membuat mixing receipt, dan menganalisa hasil mixing. Mixing receipt yang dihasilkan harus sesuai dengan Accepatance Criteria dari perusahaan semen. Adapun kegiatan yang dilakukan oleh Dept. Eng. Process antara lain:

Memastikan kesesuaian limbah B3 dengan sampel dari bagian Marketing

Limbah B3 yang baru bekerja sama dengan perusahaan PLIB harus dipastikan dahulu kesesuaian dengan sampel awal limbah dari bagian Marketing, jika sesuai maka limbah B3 dapat masuk gudang penyimpanan namun jika tidak sesuai maka limbah akan dikembalikan lagi ke penghasil.

Sampling limbah di gudang penyimpanan

Pengambilan sampel dilakukan oleh petugas sampling dan kemudian petugas sampling membawa ke laboratorium untuk di kemas dan di beri identitas limbah.

Mengidentifikasi limbah B3

Sampel di identifikasi berdasarkan data karakteristik limbah B3 yang diberikan oleh penghasil limbah. Departement. Eng. Process juga mengkategorikan limbah B3 sebagai Alternative Material, Alternative Fuel, proses Elektrokoagulasi, atau pemanfaat.

Membuat trial mixing AM/AF/EK dari berbagai limbah B3

Limbah B3 yang sudah di analisa kemudian di trial and error dengan cara di mixing skala kecil (gram) di laboratorium dari beberapa limbah B3. Jika hasil trial mixing sudah sesuai dengan Acceptance Criteria maka Dept. Engineering Process mengirimkan sampel tersebut ke perusahaan semen. Untuk limbah cair, jika pH limbah B3 yang dianalisa pekat (>7 atau <7) maka limbah cair tersebut harus di mixing dahulu dengan limbah cair lain sampai dihasilkan pH yang netral. Hasil trial di laboratorium dijadikan sebagai tabungan mixing receipt AM/AF/EK

Adapun alat Instrument pendukung pengukuran limbah B3  antara lain:

A. Analisa Limbah Padat

  1. XRF
  2. Manual Press
  3. Cutting Mill
  4. TOC Analyzer
  5. AAS
  6. Bomb Calorimeter
  7. Neraca Analytic

B. Analisa Limbah Cair

  1. Spectrophotometer
  2. BOD
  3. COD